Rabu, 16 Agustus 2017

Tentang

Sesaat setara dengan tanah
Setara dengan udara
Seraya saling tatap dengan senja
Saling menyinari diantara cinta
Tangan yang saling meraba tapak tanganmu
Kadang jenuh dengan malam
Namun tetap terpaku akan rembulan
Kami saling hilang
Menyesap diantara asmara
Larikan diri dari senja
Yang makin abu
Kami saling memyambung kekosongan
Mengisinya dengan berjuta kata
Yang sesaat lupa sesaat tersentuh
Sesaat cinta
Tentang kami yang hilangkan malam ini
Menjadi api jadi jadi
Tentang rumput kering yang riang
Disentuh angin musim kemarau
Saat bintang hanya tampakan satu mata
Kami adalah kau dan kau adalah api
Kami tanpa kau adalah api tanpa kami
Saling hampa tak berudara
Tentang ketidaksetaraan dunia
Tentang hati kami yang masih tak setara
Tentang kata kata ini yang tak jadi anutan
Tak pernah jadi legenda
Layaknya pahlawan yang melupakan namanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar